Tausyiah : Ustadz Muhammad Sobirin, 10 Juni 2011 June 17, 2011
Posted by Maskur in Ceramah Islam.1 comment so far
Iman bisa berkurang atau bertambah.
Bertambah dengan ketaatan, berkurang dengan maksiat.
Hal yang mudah meningkatkan iman adalah shalat malam.
Menurut hadist : manusia yang tidak mau bangun malam, seolah dikencingi setan.
Allah tiap malam turun ke langit.
==================================
Dzikir itu utamanya ibadah. Dzikir akan menghapus dosa kecil.
Jika habis shalat kita tidak dzikir, maka kita disunnahkan baru diperbolehkan meninggalkan tempat setelah imam berpaling dari kiblat.
Menghitung tasbih disunnahkan dengan jari. Bukan barang lain. Disunnahkan menggunakan tangan kanan, jangan melibatkan tangan kiri.
WordPressed by Android on The Galaxy
5 Hal Yang Membatalkan Pahala Puasa August 13, 2010
Posted by Maskur in Ceramah Islam.Tags: adu domba, Bohong, ghibah, memandang dengan syahwat, puasa, sumpah palsu
3 comments
Bisa jadi kita melakukan ibadah puasa dengan syah dan tidak ada sesuatu yang membatalkan, namun yang batal adalah pahalanya.
Berikut ini 5 hal pembatal pahala puasa:
1. Berbohong.
2. Adu domba atau provokasi.
3. Ghibah, gossip dan sebangsanya. Menggunjingkan kejelekan orang lain.
4. Memandang lawan jenis dengan syahwat.
5. Bersumpah palsu.
Semoga kita bisa menghindari 5 hal tersebut. Amiin..
Dari : Khotbah Jumat Masjid Al Baraqah Bendungan Hilir.
Posted by Wordmobi
Memuliakan Tetangga September 22, 2008
Posted by Maskur in Ceramah Islam.Tags: adab bertetangga, ceramah ramadhan
22 comments
Taklim Gedung HSBC Semarang Lantai 3
Tanggal 4 September 2008
Ustadz Ari Purbono
Memuliakan Tetangga
Kebaikan pribadi kita harus mampu distibusikan dalam bentuk keperdulian kita terhadap lingkungan sekitar kita
Kata Ibnu Qayyim:”Shalehnya sesorang tidak cukup sebelum dibuktikan keshalehan tersebut dengan sesamanya.”
Jika ada seorang muslim berada ditengah-tengah komunitas yang beraneka ragam dan dia bersabar di sana, ikut berbaur di sana, mempunyai peran di masyarakat, dan dia tetap bersabra dengan ke islamannya. Hal tersebut lebih baik daripada seorang yang sholih, hafal quran, hafal hadist, rajin shalat, namun tidak mengenal atau perduli dengan tetangga dan masyarakat di sekitarnya.
Ada seorang perempuan dijaman Rasul, yang mengabiskan hidupnya dengan beribadah: shalat malam, puasa, baca quran. Namun kata Jibril wanita tersebut adalah penghuni neraka, karena dia tidak perduli dengan tetangganya.
Kesempurnaan iman seseorang adalah sebanding dengan keperduliannya terhadap tetangganya.
Hadist dari Abu Hurairah:”Siapaun yang mengaku beriman kepada Allah dan hari akhir maka meraka adalah orang-orang yang memuliakan tetangganya.
Bahkan rasulullah menyangka tetangga itu berhak diwarisi
An Nisa ayat 36:
“Sembahlah Allah dan janganlah kamu mempersekutukan-Nya dengan sesuatupun. Dan berbuat baiklah kepada dua orang ibu-bapa, karib-kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin, tetangga yang dekat dan tetangga yang jauh, dan teman sejawat, ibnu sabil dan hamba sahayamu. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong dan membangga-banggakan diri”.
Tetangga di sini tidak hanya tetangga yang muslim, tapi juga yang non-muslim
Langkah memuliakan tetangga:
1. Keberadaan kita memberikan manfaat sekecil apapun terhadap tetangga.
Jangan sampai keberadaan kita malah mengganggu bagi tetangga kita.
2. Membantu kebutuhan yang sedang diperlukan tetangganya.
Jika kita punya makanan, berbagilah dengan tetangganya. Pinjamilah alat-alat yang meraka butuhkan kalo kita memilikinya.
Namun dalam penerapannya, kadang apa yang kita lakukan ada juga orang yang tidak senang. Hal tersebut adalah ujian, karena sesuai pepatah makin tinggi pohon maka makin kencang anginnya.
Ringkasan Kuliah Dzuhur Rohis Para Group : Taqwa November 25, 2007
Posted by Maskur in Ceramah Islam.Tags: kuliah dzuhur, kuliah ramadhan, taqwa
add a comment
Kuliah Dzuhur Rohis Para Group : Taqwa
Waktu : Kamis, 1 Oktober 2007
Pembicara : Ustadz Drs. Omid Sunarya
Ciri orang bertaqwa disebutkan dalam Surat Ali Imran 133 & 134
133. Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang bertakwa,
134. (yaitu) orang-orang yang menafkahkan (hartanya), baik di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan mema’afkan (kesalahan) orang. Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan.
Orang yang bertaqwa pasti akan masuk sorga, jadi ciri orang yang akan masuk sorga adalah sesuai dengan ciri orang yang bertaqwa yaitu :
- Berinfaq baik dalam keadaan kelebihan maupun kekurangan.
- Mampu menahan nafsu.
- Memaafkan kesalahan orang lain.
- Berbuat kebajikan.
Orang yang bertaqwa khusyu dalam shalatnya, agar shalat kita khusyu maka
- Dimulai dari wudhu yang baik dan benar.
- Tahu apa yang dibaca.
Ringkasan Kuliah Dzuhur : Keshalehan Sosial November 24, 2007
Posted by Maskur in Ceramah Islam.Tags: keshalehan sosial, kuliah dzuhur
4 comments
Kuliah Dzuhur Rohis Para Group
Waktu : Selasa, 9 Oktobeber 2007
Pembicara : Ustadz Azhami Jazuli
Islam adalah agama individu dan agama sosial
Tidaklah sempurna keshalehan individu jika tanpa dibarengi keshalehan sosial
Langkah – langkah agar kita mampu meningkatkan keshalehan sosial adalah sebagai berikut:
1. Mendidik keimanan kita bahwa iman kita adalah benar
Jika iman kita benar maka kita tidak mungkin : tidak membayar zakat, melakukan perzinahan, melakukan perbuatan dosa dll. Jika iman kita tidak benar maka rusaklah kondisi sosial, dan ini terjadi di Indonesia.
2. Perduli terhadap amar makruf nahi munkar
Kemunkaran adalah segala sesuatu yang ditolak agama dan juga akal sehat. Jika sesorang melihat kemunkaran dan dia diam saja adalah sama saja dengan setan yang bisu. Jika kemunkaran didamkan maka akan ditimpakan bencana baik pada orang yang dzalim maupun yang beriman, baikpada orang yang berbuat munkar maupun tidak.
3. Merasa nikmat untuk bekerjasama
Perbanyaklah bekerja sama atau berjamaah, hindari kesendirian. Kebersamaan kaum muslimin.
Untuk mengurangi adanya perbedaan antar sesama umat:
-Mengutamakan sesuatu yang wajib daripada yang sunnah
-Hati yang bersih
contoh : adanya perpedaan dalam penentuan Hari Raya Iedul Fitri yang bisa memancing perpecahan, solusinya adalah : karena Shalat Iedul Fitri adalah ibadah sunnah, sedangkan menjaga persatuan umat adalah wajib, maka dauhulukanlah kepentingan umat dengan menghindari perbedaaan dan menyatukan visi